Tampilkan postingan dengan label Motosports. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motosports. Tampilkan semua postingan

Enzo Ferrari







(Ensiklopedia Fajar)

Enzo Ferrari


The Street Legal Formula One Car



Apa yang pertama kali terlintas di pikiran anda saat mendengar nama "Ferrari" ? 
  • Sebuah mobil merah yang melaju kencang di tengah sirkuit balap?
  • Gambar poster mobil yang menghiasi dinding kamar bocah laki - laki di seluruh dunia?
  • Mobil favorit anda dalam permainan video game?
Satu hal yang pasti, nama Ferrari selalu lekat dengan prestise, reputasi dan warisan sejarah. Terutama di ajang balap Formula 1. Dimana Ferrari sukses menjadi juara dunia konstruktor sebanyak 16 kali, dan mengantar pembalapnya menjadi juara dunia sebanyak 15 kali.

Pada tahun 2002, menjelang peringatan 15 tahun wafatnya bapak pendiri perusahaan, serta merayakan kemenangan pertama mereka di millenium yang baru pada ajang Formula 1. Ferrari meluncurkan sebuah mobil baru yang mengusung semangat dari "Enzo Ferrari" dan teknologi dari tim balap mereka di ajang Formula 1.
Desain lay outnya dirancang oleh Ken Okuyama mantan kepala rumah desain "Pininfarina". Prinsip konsep "Enzo Ferrari" adalah membuat mobil jalanan yang sedekat mungkin dengan mobil Formula 1. Maka tak heran kalau ada yang bilang "Enzo" tak semewah Bentley, Rolls Royce atau Mercedes Benz. padahal harganya tak kalah mahal. Karena memang pada intinya adalah mengaplikasikan sebanyak mungkin fitur2 mobil Formula 1 ke dalam sebuah mobil jalanan. Bukan sekedar membuat mobil sport yang mewah atau mobil mewah yang sporty pada umumnya.

No GPS, No Entertainment, No other luxurious thing. Just like an F1 car

(Spesifikasi Teknis)

Ferrari mengembangkan sebuah mesin baru khusus untuk "Enzo" Tipo F140B. Sebuah mesin 4 tak DOHC, 12 silinder berkonfigurasi V twin 65° berkapasitas 5998 cc yang mampu menyemburkan daya 651 hp pada 7800 rpm dan torsi maksimum 657 N.m pada 5500 rpm. Dilengkapi dengan teknologi VVT, dan sistem injeksi bahan bakar Bosch Motronic ME7 yang tak memerlukan turbo untuk dapat melaju dari keadaan diam ke kecepatan 100 km/jam dalam 3.15 detik, menempuh jarak 400 meter dalam 11 detik dan max speed 355 km/jam. Konsumsi bensinnya agak boros, yaitu sekitar 5,5 km/liter. Sistem transmisi 6 percepatan sequential atau bisa dibilang semi otomatis. Tidak ada pedal kopling dan tuas persneling di dalam kabin Enzo. Perpindahan gigi dilakukan dengan menekan handle yang terletak di belakang roda kemudi seperti pada mobil F1. Yup! Seperti mobil F1! Setir Enzo penuh dengan berbagai tombol. Memang yang disebut mirip dengan mobil F1 yang dimaksud bukanlah dari performanya. Melainkan dari sensasi mengendarainya.

Ferrari V12 engine

(Dimensi) 

  • panjang : 4,7 m
  • tinggi : 1,14 m
  • lebar : 2,03 m
  • wheelbase : 2,65 m
  • berat : 1.365 kg. 
Anda tidak perlu takut mobil ini terbang saat menjalankannya di kecepatan tinggi. Karena sistem downforce dan aerodinamik ala F1 pada Enzo akan memberi tekanan sebesar 0,5 ton/m2. Sistem suspensi dengan "push rod actuated" bekerja secara independen pada tiap roda, dan bisa diatur secara elektronis melalui tombol di kabin. Jadi, walau jarak mobil dari tanah cuma 9,9 cm, anda tak perlu takut nyangkut di polisi tidur. Sistem pengereman khusus dari "Brembo" selebar 15" dan ban 19" Bridgestone Potenza Scuderia RE050A akan membantu anda menjaga Enzo agar tetap berada di jalan. Oh ya! Keempat ban tsb hanya punya 1 baut pengunci! Sama seperti mobil F1 juga kan? Untuk lebih lengkapnya bisa dibaca disini


Anda bisa melihat chassis mobil F1 pada chassis Enzo

(Heritage)


Well, kalau melihat data teknisnya. Rasanya Enzo tak jauh beda dengan "Super Sportscar" lain. Tapi satu hal yang membuat Enzo istimewa adalah bagaimana Enzo dijual. Perlu anda tahu, apa yang membedakan Ferrari dengan pabrikan sportscar lain. Uang saja tak cukup untuk membawa pulang sebuah mobil Ferrari baru ke dalam garasi rumah anda. Ada 1 syarat khusus untuk membeli sebuah mobil Ferrari baru, yaitu anda harus pernah tercatat membeli sebuah mobil Ferrari bekas. Kalau pabrik lain akan memperlakukan anda seperti raja, tidak dengan Ferrari. Anda harus mengajukan permohonan tertulis, manjalani survei ketat, membayar dimuka hanya untuk mengikuti lelang yang mereka tentukan waktu dan lokasinya. Ya! Harga sebuah mobil baru Ferrari yang tercantum bukanlah harga mobilnya. Tapi harga untuk mengikuti lelangnya. Karena itu Enzo yang dibanderol US $ 660.000 selalu terjual lebih dari US $ 1.000.000!

 Untuk Enzo masih ada beberapa syarat tambahan. Anda harus pernah tercatat membeli sebuah Ferrari baru dan pernah punya super sportscar selain Ferrari sebelumnya. Ini berarti anda harus pernah punya sebuah mobil mewah dan 2 mobil Ferrari untuk bisa mengikuti lelang Enzo! Ditambah hanya 399 buah Enzo yang diproduksi, rasanya akan sangat sulit untuk mendapatkannya. Tak lupa urusan gengsi, Ferrari sangat menjaga gengsi mobilnya. Mereka tak mau mendapati mobilnya diparkir di garasi rumah yang sederhana yang banjir saat hujan, kepergok beli bensin premium, atau direparasi di bengkel2 biasa.



 Mereka akan mensurvei secara ketat calon pembelinya. Seberapa kaya mereka, apa pekerjaannya, penghasilan tahunan, pajak yang harus dibayar, luas rumah, kondisi lingkungan, dan hal2 lain yang mungkin tidak ditanyakan oleh pabrik mobil lainnya. Belum lagi kuesionernya, kalau komentar anda tidak cukup sombong Ferrari akan mencoret anda dari daftar peserta lelang. Tak perduli sekaya apapun anda. Ada tips dari sebuah forum tentang bagaimana mengisi kuesioner pada kolom komentar. Tulislah seperti ini "Rekan kerja saya punya sebuah Porsche, dan saya pun sempat tertarik ingin memilikinya juga. Sampai suatu hari saya melihat sebuah Porsche diparkir di depan kafe di pinggir jalan dan melihat pemiliknya makan disitu. Perlu anda tahu saya bukan tipe orang biasa seperti dia, saya juga tak pernah makan di tempat biasa seperti dia, dan saya juga tak mau terlihat mengendarai mobil seperti miliknya. Saya ingin sebuah mobil yang bisa menunjukkan siapa pemiliknya, dan sepertinya cuma Ferrari yang bisa"

Cara penjualan yang unik bukan? Padahal dengan cara ini Ferrari pernah nyaris bangkrut. Hingga terpaksa menjual 40% dari 50% sahamnya yang tersisa kepada Fiat Automobili, yang secara kebetulan juga memiliki sebuah klub sepakbola berlambang "Kuda Jingkrak" seperti Ferrari yaitu "Juventus". Tapi dengan cara ini pula Ferrari menjaga gengsi mobilnya. Para pembeli mobil Ferrari pun juga menyukainya. Karena bisa membeli sebuah mobil Ferrari baru ibaratnya anda sudah bergabung dengan sebuah klub orang kaya dan luar biasa dimana tidak semua orang bisa menjadi anggotanya.

 

(Last)

Dari 399 Enzo yang diproduksi, tercatat 2 orang pembeli beralamat di Jakarta. Siapa mereka? Yang jelas bukan Gayus Tambunan dan Muhammad Nazarudin. Apa jadinya kalau petinggi Ferrari di Maranello, Italia mengetahui mobil mereka dibeli dengan uang hasil korupsi? Oh ya! Ferrari sekarang punya agen penjualan resmi di Jakarta. Jadi tak perlu jauh - jauh pergi ke Italia untuk membeli Ferrari. Asal anda mau membayar pajak PPN dan PPN Bm sebesar 200%!. ATPM ini juga akan membantu anda merawat Ferrari yang anda beli. Baik baru maupun bekas. FYI sudah ada 4 Enzo yang dikembalikan ke pabrik penciptanya di Maranello karena rusak berat dan tak mungkin diperbaiki. Sisi positifnya para pemilik keempat mobil tersebut masih hidup dan tak ikut kembali ke hadirat Sang Penciptanya, karena sistem keselamatan Enzo sangat baik. Anda bisa melaju ke kecepatan ratusan km/jam dalam beberapa detik dan mengembalikannya ke kecepatan 0 km/jam dalam hitungan detik pula. Makanya rem Brembo pada Enzo harus diganti tiap beberapa ribu km. Harganya? Sekitar US $ 6.000! Mau bilang WOW? Tak perlu heran, secara nalar pantaslah kalau sebuah mobil seharga Rp. 6 milyar spare partsnya tidak ada yang berharga ratusan ribu rupiah.




Semoga artikel Fajar kali ini bermanfaat bagi anda semua. Terutama bagi para fans Ferrari seperti Fajar. Ferrari pernah menyatakan "we are the car that dreamed by every boy in the world". Ferrari memang mobil impian setiap bocah laki - laki di seluruh dunia. Kenapa? Jawabnya ada di artikel ini. Cobalah baca kembali dari awal sampai akhir dengan seksama beberapa kali lagi. :D



(Ensiklopedia Fajar)
dari berbagai sumber.

Yngwie Malmsteen dan Ferrari







Yngwie Malmsteen & Ferrari



Siapa Yngwie Malmsteen? Apa hubungannya Yngwie dan Ferrari?
Well, Yngwie Malmsteen adalah salah satu gitaris metal terbaik dan tercepat di muka bumi. Dia juga pelopor permainan "Shredding" guitar. Sebelum lanjut, kita streaming dulu permainan gitarnya, yang tidak kalah kencang dengan mobil Ferrari . . . .



 FYI : Yngwie adalah salah satu Ferrari maniac. Dia hanya tahu 2 macam mobil :

1. Ferrari
2. Bukan Ferrari

Lihat dibalik setiap gitarnya. Ada Kuda hitam diatas perisai kuning. Lihat kalung yang melingkar di lehernya. Ada "Kuda Jingkrak" ini lagi. Lihat di garasi rumahnya. Cuma Ferrari yang ada (memang ada Rolls Royce disana, tapi Yngwie berkilah itu milik istrinya). Lalu mengapa cuma Ferrari? Hanya Yngwie yang tahu.




Pertama kali Fajar mendengar nama Yngwie bukan dari permainan gitarnya yang maut, tapi dari kefanatikannya kepada Ferrari. Saat itu pada tahun 1998, dalam perjalanan menuju konsernya di Jepang Yngwie transit di Singapura. Dia mengadakan jumpa fans dan clinic singkat di sebuah hotel berbintang. Tapi Yngwie menolak keras untuk difoto, dengan alasan sedang tidak mood.

Salah seorang wartawan ingat kalau Yngwie suka pada mobil mewah. Kebetulan diseberang hotel ada pameran otomotif. Mereka pun berinisiatif  untuk meminjam sebuah "Porsche" pada seorang peserta pameran. Siapa tahu Yngwie mau berfoto bersama mobil ini. Mereka pun kembali ke Yngwie dan berkata kalau mereka punya kejutan untuknya di halaman depan hotel. Yngwie pun sempat merasa antusias dan mau ikut mereka keluar ke halaman depan hotel dimana Porsche tadi diparkir. 



Lalu apa kata Yngwie? "Saya cuma mau naik Ferrari, dan bukan mobil seperti ini. Mobil ini seperti karung goni" ucapnya dengan ketus (WTF!).

Dari situs ini, Yngwie tercatat punya 4 Ferrari di garasi rumahnya. Sebuah F250 GTO, F308 dan dua mobil lainnya yang sepertinya selalu berganti - ganti. Sedikit sekali yang punya informasi soal ini, karena seperti kebanyakan pemilik mobil Ferrari, Yngwie terkenal sebagai pribadi yang sombong setengah mati. Fajar tutup artikel ini dengan kutipan unik soal para pemilik mobil Ferrari

"Kamu harus sombong sebelum boleh beli mobil Ferrari, dan kalau setelah punya Ferrari kamu masih tidak sombong juga, berarti kamu tidak pantas naik mobil Ferrari"

(Catatan Fajar)

video-entry

featured-content

featured-content

featured-content

featured-content